Sunday, January 30, 2011

Wahai Kekasihku Yang Dirindu - Coretan Ala Belasah

Alunan irama alam berlagu syahdu
Lembut membelai sukma yang lara
Tangis pilu sang perindu yang mendayu
Tatkala sayu merenung sang bulan yang bisu
Usai bertemu yang dirindu
Redup renungan sepasang mata yang kuyu
Tanda di dada sarat rindu yang terbuku
Terbias di raut wajah yang sayu
Walau sudah dilampias di atas sejadah itu

Dingin bayu yang berhembus
Di malam yang hampir sampai ke penghujung
Terasa menusuk menembusi kulit
Namun sang perindu yang pilu
Diam tidak berkutik di sudut itu
Membiarkan diri terus dibalut sayu
Tenggelam dalam rindu yang menggebu

Wahai kekasihku yang dirindu
Telah ku cuba melengkapkan diriku
Agar nampak sempurna di mataMu
Wahai kekasihku yang dirindu
Telah aku cuba pertahankan imanku
Agar terus kekal mantap kepadaMu
Wahai kekasihku yang dirindu
Jemputlah aku ke sisiMu
Jangan biarkan aku terus menunggu
Wahai kekasihku yang dirindu
Sesungguhnya aku sudah tidak sabar lagi
Untuk kembali menghadapMu

4 comments:

Abang Zul said...

Sungguh !!

Rindu yang tidak akan ada galang gantinya...

Nice.. :)

adrin_malina said...

thanks abg zul

sabahblogger said...

Salam.
Alahai.., panjangnya lagu rindu.

adrin_malina said...

salam... hehehehe

.